Sunday, December 15, 2013

Gadisku: Edrina Maya



Edrina Maya,
gadis ini gadis si pathetic yang dibilang oleh
mantan kekasih yang tak pandai menghargai
apa itu sebuah kasih sayang.

Edrina Maya,
Gadis yang punya senyuman manis sedunia
yang bisa cairkan setiap hati yang kesepian
sedangkan dia sendiri cuba
menjadi kuat
dan hanya menangis sendiri

Edrina Maya,
Gadis ini sanggup rendahkan egonya
mempertahankan apa yang dia tersangat sayang
sampai sakit dihati telah tebal-menebal dia tampal
duka yang dia anggap hanya sementara

Edrina Maya,
Gadis yang punya hati terlalu menyayangi
yang bisa saja dipijak-pijak maruahnya
sehingga yang terlihat dimata lelaki itu
hanya gangguan

Edrina Maya,
Gadis yang sepatutnya tertawa riang
semakin dihimpit tekanan sakit
SEDIIH.

Edrina Maya,
bertabahlah sayang
sesungguhnya Tuhan lebih menyayangi sekeping
hati kamu yang lembut itu

Edrina Maya,
sesungguhnya lelaki yang baik terlalu lambat
untuk ditemu
dan Tuhan turunkan dugaan lelaki dayus
agar kamu lebih matang menilai hati

Edrina Maya,
percayalah
cinta itu tak usah ditagih
sesungguhnya cinta yang benar-benar membahagiakan
telah lama memerhatikan kamu
 cuma tunggu Tuhan bagi peluang
sama-sama kecap bahagia.

Edrina Maya,
Teruslah jadi gadis yang kuat
Hati
peganglah ia erat-erat
usah ditagih lagi pada yang buta hati

ya sayang?

Infiniti punya tekanan!

Ahhhh!!! Aku berteriak dalam sepi lagi dan lagi. Punya perasaan yang dihimpit hebat tekanan ini satu-satu pendekkan nyawa aku. Malah lebih hebat dari mati hisap rokok. 


Babinya assignment ni!



Tuesday, December 10, 2013

Bisu dan Buta.



"Rakyat kasta ditapak kaki mana bisa teriak"


Dunia. Sekarang dunia semakin jadi kapitalis yang makan duit bukan makan kasih sayang. Manusia sekarang jadi kapista yang mencarik-carik satu-satu maruah demi kekayaan dan pangkat semata. Dari sudut mata kasar aku sebagai seorang insan yang punya suatu suara; kita kembali dijajah dan diperbodohkan secara halus-halus dan perlahan-lahan.- Membunuh.

Entah apa dikejar jadi manusia kaya tapi tak bisa jadi manusia yang sebenar dan yang kasta level tapak kaki macam kebanyakan manusia terpinggir--
Kami hanya bisa bisu dan buta. Buat-buat buta; tak bisa bicara satu-pun tuk pertahankan hak kita.
Laman-laman internet sekarang ini sudah ada akta; kau nak bersuara pun dah tak mampu nanti kerajaan penjarakan kau sebab kau luahkan apa yang kau rasa.

Kenapa tak jadikan saja segala kutukan dan bicara yang mereka (aku) katakan agar negara kita ini maju bertamadun bukan maju bodoh sombong. Kita bangkang pemerintah kita; kita bicara tentang kerajaan yang tak semua malaikat--
Tapi, masih. Kita terpaksa bisu dan buta.

Aku bukan sokong mana-mana parti;
cuma aku kesian lihat tak semua pemerintah kita ini layak selayaknya memerintah kerajaan.
Semua hanya makan-riba-rasuah-hidup-kaya-macam-babi.
Ekonomi sepertinya sudah tak terkawal. Naikkan segala harga sampai mencekik rezeki makan rakyat-rakyat yang masih hidup ber-TV kan skrin bintik-bintik. Yang masih hidup dengan kain pelikat. 
Dengan alasan, demi menampung hutang negara kita ini. Babi kah?

Naikkan harga macamanapun hutang tak akan pernah setel unless pemerintah kita gunakan wang kerajaan untuk sesuatu yang berguna. Ini tidak, benda bodoh macam sponsor konsert kpop sampai berjuta tu baik kau dermakan dengan homeless atau keluarga yang super-miskin. 

Dari kacamata manusia bisu-buta macam aku ini;
bicara seperti ini pun aku kena kawal. Silap hari bulan aku pula kena bash lepas tu kena tangkap atas akta yang kata aku ini mempengaruhi oranglain untuk membangkang kerajaan. NO! aku sokong pemerintah yang berwawasan. yang tak bodoh-sombong tebar manifesto palsu lepas tu guna duit rakyat untuk berjoli beli kondo mahal-mahal untuk jinakkan maksiat. NO!

Apa yang aku cuma sampaikan sini;
kenapa kita masih jadi BISU-BUTA? 
sampai sekarang- 
aku tunggu pemerintah yang benar-benar dapat perintah kita dengan cara yang betul-betul menguntungkan semua orang bukan masuk poket sendiri saja.

Babinya.

Tuesday, December 3, 2013

Aku dan bayang



"Kamu sepertinya hantu yang merasuk perlahan-lahan mindaku"

Aku dan bayang. Sampai sekarang masih dengan kisah lama. Kisah mana aku masih lagi ingat tentang manisnya cinta celaka yang aku impikan untuk terus sampai ke jannah. *Jannah butoh pak hang*.
Masih lagi boleh mengalirkan airmata bila tengok video gambar lama time first date. Masa tu, memang unforgettable-lah juga. Bila aku sehari-dua hari tu memang asyik senyum bahagia sampai telinga.

Kau-Penang, Aku-Sarawak.
Dating dekat airport dan banyak benda bodoh kita buat bersama cuma malangnya kau dengan ego kau dan aku dengan bodoh aku yang terus berharap.
Kenapa masih lagi ingat? sedangkan aku dah ada penganti yang aku panggil rebound-relation.
Sebab kau adalah anugerah indah yang Tuhan pernah hadirkan aku untuk merasa bahagia biarpun hanya 8 bulan 16 hari.

Dalam perkenalan kita yang dah hampir 2 tahun lebih, baru kita declare dan semestinya aku manusia paling bodoh membiarkan 'dia' si kekasih lama ditinggalkan seperti gentayangan tanpa sayap. Bodoh kan?


Sekali lagi. Aku dan bayang.
entah bila aku akan terus terbelenggu dalam bayang lama aku dan kau. Sumpah, hati akan rasa perih bila melihat kau bahagia dengan pilihan hatimu. Dan walaupun begitu, aku bersyukur masih bisa bahagia. Terima kasih cinta.

Aku dan bayang lagi.
Masih lagi berharap agar bisa dibutakan segala mata dan perasaan biar aku melihat kamu tanpa rasa sedih dan terluka. Karna aku pengen hidup dalam bahagia bukan atas bayangan lama kita.
Izinkan aku bahagia.

Bayang? tolong pergi. Aku ingin sendiri. Buang segala tentangmu.


-Bekas kekasih kecundang-

Thursday, November 14, 2013

Mati itu.


"Aku murung sejak arwah makwe aku meninggal tahun 2007"- Muhammad Nomy

Sentuh pasal mati; Airmata aku memang akan cepat jatuh. Aku terlalu banyak kehilangan orang yang aku sayang. Terlalu banyak kehilangan memori yang ingin aku cipta dan jadikan sebuah buku cerita.

Bila?Siapa?Kenapa?Sebab?

Kita memang tak mampu menilai bila kita akan menghadap tanah kubur dan dimamah cacing-cacing yang kelaparan.
Kita tak mampu meramal bila kita akan semakin lama dilupakan kerna memori tentang kita akan terhenti.
Dan sentuh pasal kematian; aku akan histeria teruk dalam hati--
Terlalu perit untuk merasa sedih teramat sangat.
Kehilangan tragis sepupu tersayang sudah cukup buat aku kehilangan besar sebahagian jiwa dalam hidup aku. Lebih-lebih lagi saat aku tak mampu berada disisi nenek saat dia menghembuskan nafas terakhir. Sepatutnya aku tak perlu pergi sekolah masa tu; biar temankan nenek dirumah seperti hari sebelumnya-
Bagi makan, lap badan. bersihkan najis. Itu sudah kebiasaan bagi aku untuk tunjukkan kasih sayang seorang cucu yang sangat-sangat sayangkan nenek.

"Nenek sihat cepat-cepat, saya mau bawa nenek pergi konvo. Tengok saya pegang skroll"-2010

Waktu itu, aku belum pun masuk Uitm. Dan ya, sekarang suda 2013 dan aku memegang skroll Graduan Diploma Kelas Pertama. Perkara yang aku ingat--

Skroll ini bukan saja untuk keluarga aku tapi juga buat arwah nenek aku. Sedih sebab nenek tak sempat tengok aku naik pentas dengan bangga bawa nama keluarga.

Dan ya, tolong buang segala kesedihan dalam hati ini--

Kerna mereka akan terus tetap hidup dalam hati aku; biarkan aku hidup bahagia dengan memori indah tentang mereka.



-Eyan, 2013-

Tuesday, October 29, 2013

Kehilangan; Separuhku pergi


"nenda, kalau kau dengar ini-- aku rindu kamu"

Sudah 3 hari kau pergi--
Serasa baru kelmarin kita bergurau-senda; dengan tawa dan tangis kebahagiaan--
Yang kau beri itu tiada terbelahkan
Nenda,
Airmataku seakan kering; bukan kerna suka atau bahgia kau pergi
cuma aku terlalu penat menangisi kehilangan yang aku sayang
Biarlah hanya tangisanku yang tak berlagu iringi pemergianmu
Yang bisa ku lakukan hanyala sepotong doa buatmu nenda.

"Ya Tuhan, tempatkannya dikalangan yang baik-baik-- kurangkan segala seksaan buatnya"

Dan aku sadar;
Hati tak bisa menipu--
semua ini hanya topengan ku semata bila hanya mampu tersenyum tenang
sedangkan jiwaku terlalu merindukanmu
Terlalu rindu saat kau marahi aku
terlalu rindu saat kau tenangkan aku tika ku gundah
semua tentangmu aku rindu

Senyummu--
Tawamu--
Marahmu--

Dan aku terus mencuba tuk bertahan rasa
karnaku tau-
Kapan saja aku bisa bertemu denganmu

"Aku sayangkanmu, nenda"

Monday, October 28, 2013

Pergi



"Aku tak bisa lagi"

Airmataku jatuh berderai tika bicaramu itu sudah bau-nya hanya sebuah keranapan yang bakal aku rasakan-
Saat kau sudah jauh dari cinta kita dan kau bunuh ia perlahan-lahan dengan kesunyian dalam hati ini. Kejam! setelah lama kita bersama mengaitkan jalinan kasih dalam hati yang kita sendiri sukar untuk mencantumkannya--
Kau terus tetap melepaskan pergi saat bidadari sepintas lalu dihadapanmu yang bau-nya mengkhayalkan.
Celaka semua ini! Pergilah-
Pergilah kalau kau sudah tak bisa mengenggam erat janji kita tuk bersama hingga ke darah yang terakhir-
Berambuslah! jangan lalu didepanku lagi. Biar aku perlahan-lahan menghapuskan pita kenangan tentang kita yang pernah ku simpan erat-erat dalam piung hati ini. Pergilah. Pergi.....

"Kita ini cuma salah sangka kan?"

Takkan pernah ada lagi



"Sayang, ini puisi semua tentang kita
Dahulu--"


Takkan pernah ada lagi semua senyuman indah buatku
Yang indahnya saat kau bicarakanku
Yang manis-manis saja--

Takkan pernah ada lagi semua pandangan mendamaikan buatku
Yang indahnya saat kau lihat aku
Penuh kasih-sayang--

Takkan pernah ada lagi semua bicara manis buatku
Yang indahnya saat aku gundah kau
Bicarakan yang tenang-tenang saja--

Karna semua tentang kamu itu
Kini tinggal hanya kenangan lama
Yang kau sendiri buang aku
Yang kau tinggalkan aku

Tanpa sebab;


"Sayang, terima kasih untuk semua ini"

Saturday, October 26, 2013

Penat dan penat

Aku sudah penat
Menjadi bodoh pada dia dan dia
Aku sudah penat
Menjadi lindungan buat dia dan dia
Aku sudah penat
Menjadi sungai kerna dia dan dia

Aku sudah terlalu penat
Menjadi terlalu akur; iya dan iya
Aku sudah terlalu penat
Menjadi terlalu patuh; angguk dan angguk

Yang akhirnya
Aku hanya mendakap kesepian
Yang akhirnya
Aku hanya berteman dengan kegelapan

Ya. Aku sudah penat
Tinggalkan aku.
Jauh. Jauh.

Friday, October 11, 2013

Musik dari hati~


Kau tau bila aku bilang kegilaanku itu
adalah musik?

Bagi aku,
kamu itu musik dalam hati
yang not-not musiknya itu adalah kamu

aku yang masih butuh kamu
untukku mainkan lagu-lagu indah
buat damai hati--

tanpa kamu?
musikku sumbang; rimanya kosong
nikmatnya hilang
dan
aku tenggelam dalam kesepian

jadi sayang,
teruslah kau jadi musik indah
dalam hidupku
biar aku si pemain musik bisa nikmat
sama;
hayati sebuah lagu indah
tentang uda dan dara

Hanya yang indah saja--

Tuesday, October 8, 2013

Lagu sa-orang sepi

Kenapa ada lagu sedih pada aksaramu?
Semua hanya tentang hati-hati sepi--

Bisakah aku jadi pena pada lagumu
Dan coretkan segala lagu indah
Buat tenang jiwa sepimu

Bisakah?

Sunday, October 6, 2013

Hanya seketika



Suatu rasa yang tak pernah terbayangkan
Kala hilang segalanya dalam sekelip mata
membuntangkan segala perasaab yang ada
Buat hati rasa sering terbiarkan

Ini bukan kerana ego atau benci
cuma kotak lama masih menghantui
seperti hantu merasuk segala rasa
Yang akhirnya jadikan aku sa-orang kesepian

Entah sampai bila lagi rasa ini
bisa tahan?

satu hari?
dua hari?
tiga hari?

seminggu?
setahun?
sesaat?

Cuma yang pastinya semua itu
hanya seketika
Pabila tuhan sudah tarik
Terima Kasih
Aku sudah move on--
 

Friday, August 23, 2013

#23Ogos cinta itu, rasa itu


Cinta itu Aku
Rasa itu Kamu
Jiwa itu Kita

--Kenapa?


Cinta itu tak seperti aku;
Rasa itu tak seperti kamu;
Jiwa itu tak seperti kita?

--Kenapa?

Aku binggung. Cerahkan.

Thursday, August 22, 2013

#22Ogos Rindu?

Kau bilang kau rindu?
sedangkan kau sibuk
dengan hati lain--

Sekali lagi

Kau bilang rindu?

Nah!
Butoh Pak Hang!

Wednesday, August 21, 2013

#21Ogos Kenapa?


Kenapa?

Hati sepi;
Hati sakit;
Hati derita;
Hati mati?

Kenapa?

Luka;
Parut;
Rokok;
dan pil

Kenapa?

Itu sudah pilihan kecundangku.

Kesian? Kenapa?

Tuesday, August 20, 2013

#20Ogos Certificate ke Neraka


"Mama, we all go to hell.
Mama, we all go to hell"
- My Chemical Romance -

Disini, semua manusia sibuk bekejar-kejar
mencari syurga dunia
Dengan beer ditangan kanan
dan belen ditangan kiri
Syurga ya begitu?

Ha ha ha ha

Syaitan bersorak gembira
kau parti dosa
Saitan parti sambutan
Sambut apa?
Sambut penghuni baru.

Jadi, disini kita mau bicara apa lagi?

Monday, August 19, 2013

#19Ogos Siapakah Aku?



Siapakah Aku?
Aku itu sendiri--
Aku yang mendakap cahaya
dalam gelap

Siapakah Aku?
Aku itu Sepi--
Aku yang mencari mata
dalam kesempurnaan

Siapakah Aku?
Aku itu Derita--
Aku yang luka bahagia
dalam perit

Siapakah Aku?!

Sunday, August 18, 2013

#18Ogos Selamat Kembali Kesekolah ya Budak!



2 minggu berakhir cepat,
anak-anak; budak-budak dah sibuk cuci kasut
sedia apa yang patut~

Sedangkan adik-adik aku baru gelabah
menyiapkan kerja sekolahan

Relax--
Semua pasti bisa siap
itupun esok-esok
mata kau super panda

Tak fokus study--

Jangan ulangi lagi lain kali
Faham?

Saturday, August 17, 2013

#17Ogos Politik atau Kesempatan dalam kesempitan?



Aku bukan seorang pembicara politik tegar-- kalau boleh, aku juga tak ingin mendaftar sebagai ahli. Bukan apa, aku cuak mendengar janji-janji manis-celaka si pemimpin juga pemimpin wannabe. Suka bilang itu ini tapi bila sudah berjaya. Jadinya lain pula. Ah! bodoh benar. Manusia begini sebenarnya suka ambil kesempatan dalam peluang yang ada~ Habis tebal topeng malaikat dipasang. Mulut penuh tebu ditanam. Nak curi hati rakyat pakai janji-palsu segala. Bodoh!

Jangan biar kamu terjerat--
cuba buat perbandingan
Research

Mana tahu kau bisa cari penyelesaian
dengan semua kealpaan manusia mencari publisiti murahan

Gampang benar!

Friday, August 16, 2013

#16Ogos Dota kesayangan? Puih!


Ditarik sebatang rokok dari kotak
menghisap sedap asap jahanam
sambil berfikir

Aku ini cintamu atau bukan?
Perlu aku bersaing dengan benda mati?

Siang malam Pagi petang
kau bersama
Tangan kasar meramas kekunci
Dengan nada kadang ghairah
Kadang mencerca
Selalu hanya-dia

Dota? Tolong jangan saingi aku~

Thursday, August 15, 2013

#15Ogos Pintaku bicara yang manis-manis


Wahai rembulan--
aku disini merindukanmu
setelah sekian lama aku sendiri
aku akhirnya bisa keluar dari kurungan
jiwa si kesepian

Biar.
Aku rendahkan egoku
sebagai seorang manusia lemah
aku pinta bicara yang manis-manis sahaja

Biar halwa telingaku dibuai manja
setelah penat mendengar bicara-celaka manusia

Bolehkan?

Wednesday, August 14, 2013

#14Ogos Cinta Separuh Mampus?


Aku disini ingin bicara dengan kamu-kamu tentang makna sebuah cinta. Cinta separuh mampus?! Ya, cinta yang menghancurkan. Yang membinasakan. Kau sedar bila kau bodoh dan palui? setelah kau rabak dan ditinggalkan. Andai masih bersama, sampai bila-bila kau takkan sedar yang kau ini bodoh. Sebab? sebab cinta itukan buta? dan juga membutakan. Kau buat diri kau lemah. Jadi si loser. Kerat-kerat tangan. Ya, aku juga pernah buat--

Dan aku rasa bodoh. Itu yang dipanggil cinta separuh mampus. Tuhan dah beri nyawa suruh buat benda baik tapi aku rabak sikit nak kelar-kelar. Sekarang? tengoklah apa nak jadi, lengan-kaki ku penuh bekas luka. Kesian tapi ini kebodohan sendiri. Yang terlalu mengagungkan-agungkan sebuah cinta sementara.

Bodoh betul--

Tuesday, August 13, 2013

#13Ogos Kau si Celaka, Aku si Rabak


“Maaf, aku mencarut lagi…”

Benci—
Bila kau si celaka suka tabur
Manisan celaka-palat dalam bicaramu
Buat aku terjerat hati lalu berdarah

Bodoh—
Lagi-lagi hanya kamu yang celaka
Bisa-bisa buat aku tersungkur berkali-kali
Dengan janji palsumu yang aku sudah sedia maklum-

Tapi, aku masih juga mencinta~

Apa kau tidak kesian?
Aku rabak seribu,
Berdarah juga sudah kering dihati
Tangisan juga sudah rajuk tak keluar untukku
Sampai-sampai aku penat dicelaka berkali-kali

Kenapa tidak kau cintai aku saja sepenuh hatimu?

Kenapa perlu aku rasa rabak?
Sedangkan aku sudah cinta mati padamu

Kesian—

Aku hanya sandaran kala kau bosan.

Monday, August 12, 2013

#12Ogos Hujan Meteor itu macam Hati aku ke Kamu


Aku duduk depan laptop seperti biasa buka tab Facebook, Blog last sekali Twitter.
Tengok timeline semua penuh cerita pasal hujan meteor nak jadik kat Malaysia ni. Hujan meteor ni apa sena nye? dah tu hujan, meteor-meteor tu nak mai ke mana? Ah! Lantaklah

Tapi, antara hujan meteor dengan aurora. Aku lebih pilih aurora. Yang awan warna-warni macam ada spirit tengah menari *okey, ini kepercayaan tibet kalau tak silap*

Memandangkan hari ini bakal hujan meteor, jadi aku dah garap sikit idea nak meroyan atas puisi kerat aku yang berkualiti sampah ni.

Cinta,
kalau dunia bisa jadi pelik
Kenapa tidak kita?
Aku punya jiwa, Kau juga begitu
minat suka kita hampir serupa
Kenapa tak menyatu?

Alahai sayang
jangan malu-malu
sedangkan meteor bisa hujan di Malaysia
inikan pula cuma seberang lautan
Bukan jauh
bisa naik belon ke seberang
jumpa di airport menjalin kasih

Biar berkali kau menolak
kau bilang benua kita berbeda
tapi aku tak kisah
yang namanya cinta itu
hujannya seperti meteor
Kau tak jangka kau tak sangka
esok-esok kau bisa merayu pada yang ditolak

Daripada kau tolak aku
mendingan kita cuba bersama
cuba menjalin ikatan hati kasih
dan biarkan berkekalan
Andai itu takdir kita lah--

jadi, bisa kau jadi teman? yang bisa aku cambahkan kasih dan tunaskan cinta?


Aku tunggu jawapan ya?

Sunday, August 11, 2013

#11Ogos Tuhan, Malaikat, Saitan dan Kau!


*Kau, kau perlu tahu..aku cuma manusia~*

Aku perasaan
sejak dua menjak tahun ke tahun ni
masing-masing manusia mencari tuhan
Bukan tuhan yang Esa
tapi tuhan sendiri

Kau tahu? Yang haram kau halalkan
yang dilarang kau buat
Aku juga lemah kerana aku juga buat
cuma aku tidak mengaku diriku tuhan

Aku kan manusia?

Selepas spesis tuhan sendiri
aku jumpa manusia pakai topengan malaikat
Baik depannya Ya Rabbi
kau nak marah pun tak lalu
Tapi--
Kat belakang!
bila topeng malaikat dah rabak
Sanalah kau lihat bodoh kau
gila! umpama binatang!

tapi aku tengok binatang pun murni apa?

Bicara tentang Tuhan, Malaikat buat aku
lupa pada namanya saitan
yang aku juga punya devilside
yang aku ini alterego
splitpersonaliti
kadang aku baik tapi aku saitan lebih
bukan aku saja
kau, dia, kamu, mereka juga sama
Jadi disini saitan menang.
Kita sering lalai
Tenggelam dengan syurga duniawi ciptaan saitan--diri kita

Jadi, aku kau dia kamu mereka masih rasa Tuhan?

Entah, Siapa tahu kan?

Saturday, August 10, 2013

#10Ogos Don't cry baby, I'm okey~ in heaven


*Bicara kematian itu satu kewajipan--*

Kasih,
jangan disedih lagi
aku disini bahagia
tiada lagi jeritan manusia celaka
tiada lagi yang membabi-anjingkan aku
tiada lagi yang hina-tempik aku

Jadi, kamu jangan risau
Aku okey dan aku bahagia
Disini syurgaku

Jangan ya sedih-sedih lagi?
Kamu kabarkan rindu lewat doa ya?
agar dosa-dosaku dulu diringankan
Emang kadang aku rasa syurga tapi
neraka juga ada buatku
Aku kan manusia bukannya tuhan
Kau lupa ya?

Tolong ya kasih,
jangan disedih lagi
Aku tenang disini. Aku cuma harap kau bersabar
Lanjutkan usiamu
dengan amal-ibadah
Biarlah mulut-mulut busuk serupa binatang itu menyalak
kau cuma perlu ketabahan hati

Kau kuat. Kau pasti bisa.

Friday, August 9, 2013

#9Ogos Biar aku bicara dengan si sepi


*Aku sedikit emosi, tolong emosi juga ya?*

Sayang
kau perlu tahu dalam hati aku ini
cuma ada satu ruang
yang kau panggil itu hati
bila somebody dah masuk
dan duduk diam disitu

Sayang
Kau selalu bilang jangan sedih-sedih
kenapa?
Padahal yang buat aku sediih-sedih itu
KAMU!

Sayang
jangan biar-biar aku lagi
aku penat sendiri-sendiri

Dulu,
aku sering sendiri hampir terbiasa
sampai-sampai aku punya hati mati
tapi kau hadir
Kau hulur tangan kau tarik aku dari sepiku

Tapi kenapa sekarang tidak lagi?
kenapa aku kembali sepi lagi?

Kamu kejam--
Tolong lepaskan aku kalau kau tak bisa jaga aku lagi

Aku penat~

Thursday, August 8, 2013

#8Ogos Ah! Ah! Ah! Sedap tapi sakit


Kau tau apa yang sedap?
Bila cinta kau dibalas dengan hati yang tulus

Tapi apa kau tau cinta itu sakit?
Bila kau sudah cinta mati; kau ditinggalkan

Jangan
Masa masih muda
Memang bukan kita yang tuhan
bisa-bisa bicara bila maut kita
Tapi yakni
Masa masih muda

Tolong-- yang muda-muda jangan gila dulu
Tolong jangan jadi gampangan

Kau perlu ingat
manusia sekarang kapitalis
sukanya metarialis
yang bisa-bisa jadi kapista
Yang kesian itu nanti kamu
Mati dalam usia mudamu

Cuba-cuba dulu tahan energi cinta dalam hati
Kunci-kunci dulu sebelum parah

Aku tak mau kau juga jatuh
dalam lembah yang tercipta
didalamnya gelap

Nanti kau sepi seorang
Kau gila
Kau mati--

Wednesday, August 7, 2013

#7Ogos Si Pari-Pari Gelandangan


"Ini mungkin mengambil masa kalian..."

Malam~
Yang kau bilang banyaknya manusia
Masih segar ke sana ke mari
Mari mencari si belen murahan
Yang masih ghairah menyucuk bintang
Orang bilang clubbing~

Dimalam itu~
Si Pari-pari masih sendiri
Entah duduk ditepi jalan dengan rokok
Disepit dua jari
Jenama Rave perisa Strawberi mengkali
Biasa, mainan perempuan mau yang berasa
Sambil-sambil kuis tanah guna highheel
Seyogia menunggu customer
Tapi bukan

Ia Cuma si Pari-Pari gelandangan
Masih suci Cuma tercalar sedikit
Dengan kisah semalam yang pitanya
Hitam-hitam
Dia menangis bodoh-palui sendiri
Kerna cinta itu buta
Sia-sia masa diberi. Menagih pada yang
Tak sudi
Sampai-sampai hampir hilang jati diri

Kesian si Pari-pari~
Tidak punya arah tuju


Tolong~ sesiapa ambil tangan bawa dia pergi?

Tuesday, August 6, 2013

#6Ogos Cerpen: Ah! Maaf aku terlanggar hatimu!



            Manusia. Ah! Kau bicara saja pasal manusia pasti kau lihat banyaknya catuan. Ada yang keluarannya kualiti baik malah ada yang kau rasa made in china. Seriously, semua hati sama warna, rambut skang macam-macam colour. Jadi, aku si manusia lemah lagi kerdil ini sedang hanyut ditengah keramaian anak-anak muda. Pekakkan telinga dengan bunyi music yang mungkin saja alien bisa mengerti. Bukan dibilang aku ini liar, lelaki seperti aku ini bisa-bisa saja layan club ditengah malam. Alah, tidak remaja tidur awal. Itu prinsipku. Lalu, berbekalkan nikotin yang ku bawa dari rumah sudah cukup buat diriku nampak macho, ala-ala Salman Khan. (ah! Macam tiada artis lain)

            Dengan music yang kuat, badan aku otomatiknya bergerak ke kiri ke kanan, tangan cucuk bintang. Lagipula, aku datang club bukan untuk bermaksiat cuma aku ingin lepaskan stress celaka dunia aku ini. Ah! Yalah tu tak bermaksiat padahal tangan siap raba-raba nasi lemak dua ringgit. Kalau dapat belen, mungkin bisa dicemolot. Ceh! Macamlah kau tak suka benda free, ye dok?

            Jadi dalam sibuk-bising-tak-ingat dunia ni, aku dah penat dah terkinja-kinja kera menari tecktonik. Dah abis tecktonik, aku rembat lagi tarian b-boy dah tu sambung lagi popping. Oke, aku saja je nak tunjuk bakat aku yang memang minat menari ni lagipula dance floor memang ada battle kot. Takyah nak menang bagai, kau dah siap menari pasti ada yang gesel-gesel nak ke kau. Paling best bila kau penat-penat, ada cikaro hot datang spon kau coke (Aku tak tonggeng air kencing okey)

            Ah! Dah lah, penat aku cerita dalam club. Yang pasti, aku keluar dekat jam 3 lepas tu merayap pergi cari kedai makan, nak isi perut yang dah nyanyi keroncong ni. Bau badan, memang bau asap! Biasalah, keluar masuk club memang tu ah yang bau; dah tu tahan sampai ke tiga hari bau asap clubbing kau tu.

            Nasi goreng kampung aku dah santap, kaki club macam aku ni selera makan kampong kuat oke. Even, nak cari bini pun nak yang kampong-kampung. Suci, bersih dan terkawal. Bukan macam kebandaran, kau nak cari virgin? Rare giler kot. Mana taknya semua benda kau nak rasa hebat. Sampai-sampai aku ni pun meluat tengok gadis-gadis belasan tahun iring lelaki yang kau bisa panggil bapa. Malah, pangkat gigi nak jatuh pun dilayan juga. Entahlah, apa rasa romen macamtu. Aku ni, mulut je bebel tapi tangan gatal juga nak rayap-rayap. Tapi, aku bukan jenis buka lubang gadis oke? Aku masih teruna *bangga*

            So, dah pepagi buta macam ni; aku bawalah kereta aku tu balik kondo. Sumpah! Penat! Nasib aku duk sendiri kalau tinggal ngan mummy abah mesti telinga aku tengah bernanah skang ni dok asik dengan dibebel je. Bosan! Padahal aku dah besar panjang pon dah boleh bagi gadis bunting!

            Petang aku kena kerja. Seriously, kalau hati tak kuat dah lama aku berenti, tinggal kat umah jadi mandur (harta bapa aku tu tak habis 7 keturunan oke!) bukan nak riak tapi family aku memang super kaya. Lagi-lagi aku ni anak tunggal, nak apa je dapat tapi aku nak cakap, hidup aku tak pernah nak rasa bahagia. Orangtua sibuk cari harta duniawi sampai-sampai aku terabai, tinggal dengan bibik. Dah besar panjang pun masih jarang nak kumpul padahal aku rindu nak sesama luang masa. Jadi, siapa bilang kekayaan boleh beli kebahagian? TAK BENAR! Hah!

            Perlahan-lahan mata aku tutup, nak membebel pun memang error lah.

*********************************************************************************

            Seperti biasa, dengan berbekalkan mata yang mengantuk ni, aku kelam-kabut turun kerja. Meeting. Meeting. Meeting. Tak pernah nak habis, bosan aku jumpa muka-muka yang sama bincang hal-hal yang sama. Duit. Ekonomi. Politik. Persetankan! Tapi apakan daya, aku juga harus ikut peraturan dunia kalau nak jadi senang.

            Dalam kesibukan aku urus meeting, mata tertacap ditingkap kaca, si gadis ayu sedang melap cermin dari luar. Terkaku aku seketika. Sejuk hati aku. Senyum dia. Wajah dia. Ahem! Ah! Cilaka betul! Potong stim aku nak khayal kejap. Dengan terpaksa, aku teruskan meeting biarpun kadang mata pandai nak tengok-tengok kat luar. Bukan naluri buaya, tapi ini mungkin cinta pertama. Ah! Wajahnya.

            Selesai sudah meeting, memang aku kelam-kabut lah mencari si gadis cleaner tadi. Hilang! Sial! Ni semua meeting punya pasal, entah bila lagi aku nak cari. Nak tanya pekerja aku, mesti dorang syak aku bukan-bukan. Yelah, kaki clubbing macam aku mesti dorang cop aku ni kaki buaya yang bajet-bajet jadi tupai si penebuk dara. Bodoh! Suka benar menilai orang begitu.

            Diteruskan juga kerja yang berlambak, memang siang-malam-pagi-petang lah aku tercari-cari gadis itu. Mungkin dia kerja sementara kot? Siapa tau kan? Jadi, perlahan-lahan aku terlupa dengan perasaanku. Mungkin cuma cinta singgah yang orang bilang sekadar penyejuk perasaan yang tengah kontang-kanting tu. *Adjust rambut*. Biarlah, diteruskan juga kehidupan yang sama dan sama. Boring kan?

            Pada suatu masa, dalam aku moody nak masuk kerja, ni semua belen murahan punya pasal lah tu. Semalam dok usha-usha aku nak romen dalam hotel. Bodoh! Aku lelaki pun bisa tahan nafsu, ni memang dasar perempuan murah lah ni. Urgh! Geram aku. Tak sangka-sangka, mungkin tuhan nak bagi aku peluang rasa bahagia. Tiba-tiba...

            “Takda mata ke?!” marahku meletus.
            “Maaf tuan, tak nampak. Sorry” lalu si gadis itu duduk sama bantu aku kutip kertas kerja aku yang jatuh tu. Sumpah! Aku terkelu, ala-ala drama melayu petang-petang. Ya tuhan! Inilah si gadis yang aku cari selama ini. Mata aku yang gatal ini melirik ke nama didadanya itu. Siti Solehah! Ah! Nama kampung betul tapi wajahnya memang bisa buat aku pengsan terkapar-kapar juga.

            Lalu, dengan wajah control aku kata ah “Sokey, lain kali hati-hati. Ni kerja sini ke?”
            Tanya punya tanya, memang gadis ini selembut namanya. Bicara tak pernah kasar. Semua masuk ke hati. Sampai-sampai aku tawarkan dia jadi setiausahaku. Bukan bilang cinta ini buta tapi dia berkelulusan universiti Cuma nasib keluarga yang buat dia menerima saja kerja yang ada. Lagipula, nak hidup dekat bandar memang susah nak cari kerja. Benar ini.

            Aku tahu, dia pasti terima. Dan aku menang itu! Ohyeah! Lepas ini hari-hari aku memang jadi lebih baik lah. Bak kata orang, isteri tempat kerja. Awww~

*********************************************************************************

            Dalam kerja sesama tu, aku senyum je memanjang. Malah, keluar masuk club pun dah pencen. Bukan apa, dengan si gadis ini aku belajar erti kehidupan, aku belajar apa itu tuhan. Yang sebelum ini aku sering lupa, sering saja dengan duniawiku. Ah! Memang gadis kampung pilihan ku ini tak pernah nampak celanya biarpun kadang aku perasaan dia seakan malu dengan pujianku. Ya, aku tau pujian bisa riak tapi ini memang dari hati. Mau diberhenti mana bisa. Ya dok? :3

            Cuma, apa yang aku tak pasti apakah sigadis pilihan hati masih sendiri? Aku masih keliru malah takut juga ada. Ingin disunting si bunga manis takut aku ambil hak orang. Jadi, aku nak pendekkan cerita, nak cerita panjang-panjang ni aku memang tak larat. Tak banyak idea.

            Jadi, aku bawa ah dia jumpa family aku. Family aku memang syok ah tengok gadis ni. Dah baik, sopan, kewanitaan gitu. Oke, aku bangga! Dah selesai makan malam semua. Aku ni hantar ah dia balik umah sewa dia, aku sempat ah tanya dia ni single ke tak. Sumpah! Malam tu aku rasa memang aku rabak habis lah. Salah sendiri tak selidik. Salah sendiri nak terlanggar pada hati yang salah. Rupa-rupanya sigadis telah disunting orang. Rupa-rupanya si gadis telah dimiliki dan aku cuma si loser yang mengharap pada hati salah.

            Ya tuhan! Kenapalah aku tak bisa nak rasa apa itu kebahagiaan? Sumpah! Malam itu juga aku duduk lama berbicara dengan tuhan. Masih bersyukur, mengenalinya buat aku mencinta penciptaku. Aku mohon moga lepas ini aku tidak lagi salah jatuh hati. Moga lepas ini, tiadalah cinta singgah. Aku redha, mengenalinya juga bisa buat aku mencintai-Mu. Biar, aku akan lupakan perasaan ini. Aku bersyukur disentuhkan kebahagiaan yang sementara. Terima kasih atas semuanya. :’)



“oke! Aku memang rasanya takda bakat nak tulis panjang-panjang. Aku harap engkorang sudi ah komen pasal natang yang aku melalut ni ye?”- Azian, August 2013.

Monday, August 5, 2013

#5Ogos Masa dan Perasaan si Cinta Kera



"Aku cium kenangan semalam
Ku peluk rasa itu
Biar terpaksa namun
Ku harus kuat
Cinta semalam
Tak kekal.
Aku kena move on"

- YENDI, 2013 -


            Aku nak cerita sikit tentang cinta kera yang semua orang mesti pernah rasa, even aku sekarang ni pun mungkin juga sedang nikmati kecelakaan cinta kera yang kita rasa “Ya, dialah cinta matiku” *Muntah Pelangi*. Idea nak tulis entry kali ni bila aku dari semalam lagi usha-usha tengok adik laki aku sorang tu, tengah rabak kali. Jadi nak dijadikan cerita aku ni busybody lah sikit, biasalah akak yang baikkan *adjust spek*. So, cerita punya cerita; macam biasalah perempuan ni bila dah jumpa yang lebih baik. PERCAYALAH seribu alasan akan dorang bagi supaya dapat lepas dari yang lama. *Batuk-batuk*.


            Kau nak buat macamana? Setiap manusia ni takkan lari dari yang namanya cinta kera. Kau nak cari cinta pertama terus sampai ke mati kau bersama memang rare lah *angguk hagemaru*. Sebab tulah ada quote twt_cinta bagai yang kata

            “Kau mungkin bukanlah yang pertama tapi akan ku pastikan kaulah yang terakhir”

            Hah! Yang ini memang dafug juga ah, kau dengar mestilah hati bunga-bunga tapi kau tak sure yang kau ni keberapa kali punya? Haa haa jawab. *Adjust spek lagi* kau nak bicara manis-manis dengan semua orang mestilah kau boleh. Siapa kata manusia ini tiada tebu dibibir? Sedangkan Justin Bieber bisa bicara Never say Never inikan pula kita. Yang Cuma manusia biasa cuma ada hati yang bisa rabak kecil-kecil.


            Jadi, aku nak bicara tentang masa dan perasaan, yang mana bila kita cakap pasal masa dan perasaan. Mesti ramai cakap

            “Aku harap, selama 4 tahun aku bercinta dengan dia, dialah orang yang bersama sampai aku mati”
            “Sudah 3 tahun aku bercinta, aku tak mau sia-sia”
            “Baru sebulan, takkan nak serah dara teruna kot?”

            So, dekat sini memang rata-rata manusia akan terikat dengan yang namanya itu masa sebab semua manusia mana mau merasa sia-siakan?. Seperti yang aku cakap, biar tiada perasaan sudah pun dengan orang yang mereka telah lama bersama pasti akan sukar untuk melepaskan. Apa lagi bila sudah bertahun-tahun yang bercinta bagai nak rak, semua pun tanak rasa rugi. *Angguk hagemaru*


            Daripada kau terikat dengan masa, baik kau ikat hati kau lepas tu kau serahkan pada yang Maha Berkuasa, hah! Entah-entah esok-esok kau kahwin ngan Adam Levine. Siapa tau kan? *Senyum gedik*


            Macam tak tentu je aku membebel kat sini, tapi yang pastinya aku nak korang semua tau yang masa dan perasaan ni sebenarnya tak bagi untung pun dengan kita. Alah, aku punya cinta kera sampai 4 tahun kot dan yang paling best kitaorang skang still boleh jadi kawan. Bila cuti sem, lepak kat kepsi lepaih tu kutuk couple masing-masing. Funny tapi ni kenyataan *Angguk sengih-sengih*. Tapi seriously, aku pernah juga rabak gila-gilaan sampai tahap psiko bapak nak kerat urat-murat aku kat lengan tu. Hah! Padahal baru 8 bulan, TENGOK! Masa dan perasaan ini bila-bila masa saja merabakkan manusia lemah seperti aku, seperti mau.


            Mau dibilang, kau anggap semua itu sia-sia setelah lama mencinta tapi sudah tiada perasaan. Lagi sakit weh kalau kau pura-pura sayang lepas tu cakap “I love you, I love you” apa? Minta penampar ke? Dah nama takda Feel, awat nak gedik cakap I Lap You I lap you bagai tu? Cepat-cepat kau urus, biar dia tau. Jangan sampai kau anggap sia-sia mencinta lama terus buat kau terikat. At the end, siapa yang menderita? KAU! DIA! Sumpah gua cakap. Makin ramai yang terseksa. Silap haribulan, kau dengan dia memang jadi musuh ketat lah.


            Any tips nak buat kau lari dari masa dan perasaan ini? Memanglah bukan senang nak handle perasaan. Nak bagi hati kau yang titanium tu medicine pun butuh waktu yang panjang. Takpe, perlahan-lahan. So, aku syor beberapa ah tips buat engkorang.



1. Jangan jadi despredo!! Buka buku baru
Nih, memang betul. Makin kau desperate makin gila lah kau fikir ex kau tu. So, delete facebook lama, kau buka account baru. Letak gambar hensem-hensem, cantik-cantik lepastu add manusia-manusia yang kena taste kau tu. Huntung-huntung lekat seorang dua ha. Kan heaven tu. *Goyang Maruko Chan*


2. Baca buku-buku alternative atau zine atau puisi atau komik atau apa-apa. Bukan NOVEL CINTA!!!!
Semua novel-novel cinta kau tu, sila simpan dalam lemari. Kau nak bagi makan ke otak kau tu dengan cinta dongeng ala-ala moden tu? Takyah! Jangan nak mimpi. Lebih baik kau layan memana zine ke apa, I bet kau akan sedar dengan bodoh kau sendiri *aku pun pernah kena*. Ke kau layan Kitab Terfaktab ke. Hah! *Bagi cenggini (Y)*


3. Tengok anime atau memana cerita yang tak sedih
Jangan kau dok layan lagu-lagu jiwang, cerita sesedih tum akin ranap lah kau rasa kalau kau layan semua ni. Ni betul. Bagus kau layan anime atleast kau nangis untuk cerita yang bermoral *angguk kepala “macam aku”*


4. Kisah kau dengan dia bawa masuk muzium
Takyah nak ingat bagi wei! Kau move on. Bebarang dia tu kalau kau jenis yang tak kuat, lebih baik kau bagi pulang atau kau sedekahkan ke orang-orang yang memerlukan. JANGAN BUANG! Duit tu!. Ini bukan kejam, tapi makin lama kau dengan ‘dia’ makin susah kau nak move on


5. Cari yang selevel kau *Lagi afdal*
Bukan nak merendahkan level kau, tapi lebih baik kau cari selevel kau supaya tak ah dorang nak pijak kepala kau. Dah korang sesame level, lagi ngam ah tu. Cari yang sama biar nanti nak bagi alasan tu susah. Jadi safe and sound



            Bapak! Dah 3 pages aku membebel *taip* kat sini. Dah. Aku, kau, mereka memang semua pernah rabak. Lebih-lebih lagi cinta kera yang super bullshit ni. So, jangan pandang belakang. Move on. Delete mukabuku lama, buka baru. Cari mangsa. Kau nak rebound pon rebound la. Manatau esok-esok jadi bini laki kau ke ha. Kan tak sia-sia tu :D


- Sekian, Aku penat membebel! -
Azian, August 2013

Sunday, August 4, 2013

#4Ogos Dirogol rakus sepi dalam jiwa

Aku manusia biasa yang lemah
Yang hanyut dengan duniaku
Bila mana hidup itu untuk derita
Yang bisa bunuh segala rasa

Sedangkan kamu mudah bicara
Tentang hati dan perasaan
Tentang cinta dan kasih
Sedangkan kau cuma omong kosong

Lalu. Aku yang disini gimana?
Harus buang segala rasa?
Bila mana kau cuma
Bicara kosong
Sedangkan aku mengharap benar?

Kau tau? Aku disini dirogol rakus
Oleh sepi dijiwaku
Aku dizina dengan bicara manis
Celakamu
Sedangkan aku ingin suci
Dari semua ini

Mengapa tidak bisa kau
Pertahankan?
Sedangkan kau juga yang mulai
Mengapa tidak bisa kau
Simpan?
Sedangkan kau dulu sumpah setia
Sekarang?
Siapa bertanggungjawab dengan
Semua ini?

Aku dinoda sepi
Diseksa sendiri
Kesian.
Aku perlahan lahan
Mati hati
Yang tangis tidak berlagu
Merintih dalam bisu

Kamu kejam. Biarkan aku sendiri

-Sepi
Via mobile

Saturday, August 3, 2013

#3Ogos Maaf *Friendzoned*


"Aku suka kamu
Suka lihat kamu senyum
Tapi ah! Bukan itu maksudku
Kitakan kawan tidak lebih"

- YENDI, 2013 -

            Idea kali ini aku garap masa aku tengah berak. BERAK okey. Time-time sakit perut tu lah idea terjah-menerjah dekat kepala otak aku yang super kecik ni. Bila bicara tentang friendzoned, aku masih lagi ingat dengan sorang mamat ni. Maaf, bukan buka aib tapi buka kenangan lama *ketawa*. Seperti biasa, orang-orang kesepian sepertiku siapa saja bisa ku rembat buat peneman hati. Jadi, mau dimulai cerita dulu aku ni aktif sangat MukaBuku si Mark tu, semua manusia nak di APPROVED. Dipendekkan cerita, aku ni memang kaki meroyan. So, ada mamat tu usha-usha semua gambar aku, rajin letak komen. Tak lupa juga ngan tegur-tegur dekat chatbox. Aku seperti belen, memang layan saja. Dari MukaBuku ke handphone.


            Kaw-kaw aku layan dia, sampai dia dah berapa kali konfes ke aku. Alasan aku Cuma sama “hati aku ni belum lupakan si nuh *ex aku*”. Kejam bukan? Sudah ada yang ingin menyambut sedih aku, aku pula menolak. Bukan apa, jiwa aku dengan dia jauh beda. Kau tau jauh gimana? Bak kata orang jauh berbatu-batu. Kau nak gapai hati t upon mungkin mustahil. Sebab jenis aku ni, aku suka yang gila-gilaan. Yang bisa buat benda bodoh bersama. Tapi dia tidak, dia seakan masih bertopeng (biasalah nak ngorat).


            At the end, dalam layan bebanyak manusia yang namanya lelaki itu. Aku terima sorang mamat ni. Well, just rebound relay lah pada mulanya tapi who cares kan? Yang penting niat nak balas dendam ke ex tu kuat lagipula mamat ni super duper silly as me la. So, kisah dia aku terima mamat ni (biar lah gemuk 3x ganda, aku tengok hati der) and in time lelaki yang selalu aku layan tu still aku layan dalam erti kata lain sebagai kawan (dia yang salah anggap okey) dah macam syak aku tanak layan dia *kurang layan*

            “kau dah berpunya ke nda ni? *loghat sabah*”
            “dah, baru je. Kenapa?”

            Okey, start ni la dia terus menghilang. Its not bout friendzoned him tapi aku betul-betul tak niat nak jadik kan dia ni teman hati. Seriously, aku selalu mensi dia sebagai kawan kod. Tapi sumpah aku memang kejam. *angguk hagemaru*. Hey! Tapi aku pun pernah kena friendzoned kaw-kaw punya kod! Dah ah orang mengharap cinta jatuh ke riba sekali tengok esok-esok dia, dah ada gelfie. Damn, time tu aku rasa memang masa aku sia-sia je nak amik hati dia. Dah dia pond ok layan aku serupa awek dia haa. Siapa salah sena nya nih? *Adjust spek*


            So, aku bicara pasal friendzoned ni, memang aku ada cekau ide sikit sambil buat research ah cane nak avoid friendzoned ni. Kalau boleh cane nak garap hati batu dia tu.


1. Tunjukkan yang kau tak perlu dia
Alah, kamon la guys, girls. Pasti boleh. Kalau dia buat-buat layan ke kau, kau buat rilek je takyah nak tunjuk interest bagai. If she/he wants you, dorang akan usha. Tu nasihat aku.

2. Acah-acah yang kau tengok dia tu menarik tapi dalam masa sama kau buat dia rasa terancam *ada orang lagi menarik dari dia*
Ni, aku dah buat Cuma aku tak cukup lawa kod nak pikat hati mamat aku suka tu. AHAH. Oke, korang acah-acah ah puji dia bagai apa semua tapi dalam masa yang sama kau puji juga orang lain biar bagi dia rasa ‘panas-panas’ sikit. Kalau dia JELES tu, kau ada green light. Kalau tak, engkorang memang terpaksa undur diri awal-awal. Gua gitau lu. Tamau nanti rabak pulak

3. Kau! Kau! Kau! Mesti tunjuk yang kau juga ada standard pilih orang
Meh aku story sikit. Orang kaki friendzoned ni, dorang suka main perasaan tau. Suka cekau manusia-manusia yang tengah-tengah rabak buat kawan time bosan. Ni betul. Nak elak macam ni kau kena tunjuk kau tu sepsis bukan belen. Faham? Biar ah dorang rasa challenge sikit. Well, people get attracted to interested type, *abis English aku*

4. Live up! Kau tunjuk kau ni manusia seksis
Tolong jangan jadi despredo depan orang yang kau nak amik jadi your couple. Kau! Ada harga diri. So, hati-hati, jangan nak hanyut sangat ngan ayat-ayat celaka-manis dorang tu ye? :D


            Hokey, penat aku bebel seseorang. Ntah ada ke tak yang nak baca pepanjang camni. Btw, aku nak habaq ni, biarpun kita kena friendzoned, please jangan ada benci dihati kalau ena reject. Hey! Wake up! Tuhan tu ada kuasa tau. Dia dah siapkan kita untuk orang yang lebih berhak untuk kita. Yang LEBIHHHHHHHH baik dari yang kita crush sesangat ni. Dah ah dah ah. Penat ah royan sesorang ni. *ambil chipsmore, off laptop*




Friday, August 2, 2013

#2Ogos Ludah si pecundang



" Kadang aku buang amarahku,
bukan loser
cuma aku tak mahu selevel kamu
Rendah dimata manusia"

- YENDI, 2013 -


            Jadi, aku hari ini tidak bicara puisi dahulu. Kalau boleh mahu meroyan pasal seorang insan yang moralnya kadang rasa diri seperti dia itu hebat, Suci. Betul, kita ini manusia bila bicara saja pasal manusia, AH! Kau pasti tau yang manusia tidak pernah puas dengan apa yang mereka ada. Tidak pernah bersyukur dengan apa yang jadi. Maunya cuma DENDAM dan terus dendam. Padahal masing-masing juga punya hati.

            Lagi sekali, ku duduk depan laptop. Aku buka segala isi murat dalam twitter. Ha! Kadang aku meroyan tapi persetankan siapa mau kisah? Cuma aku suka bicara lewat puisi. Yang hamburkan segala amarahku. Bukan seperti si pecundang. Sudah kantoi terus lagaknya suci padahal mulut bisa, bau selongkang. Nama saja gadis, tapi bicara yang babi-babi saja, yang anjing-anjing saja. Bukan mau pertikaikan tahap pendidikan tapi bicara kau seolah kau bukanlah manusia yang meningkat dewasa. Yang masih kebudak-budakan. Kadang memang aku terhibur, dengan bicara kau seolah-olah kaulah manusia sempurna diabad ini. Ah! Bodoh. Padanlah rabak. Hati hitam.

            Sekali lagi aku singkap burung birumu, aku ketawa. Syukurlah, kau block bukan bererti aku tidak bisa melihat. Maaf! Kau salah, ini twitter bukan facebook ya sayang? Kau block, kau yang tak boleh tengok aku. Melainkanlah kalau kau yang privatekan. Bukan mau stalk tapi hakikatnya kaulah insan yang sangat-sangat aku sukai. Caramu, sikapmu cukup menghiburkan. Aku juga hairan, dulu mengaku-gaku kau dengan dia tapi bila ku tilik kau sudah bersama yang lain selama 5 bulan sedangkan aku baru 4 bulan jadi mau bilang kau bicara tipu? Aku kelucuan tau bila kau cuba rabak-mainkan hubungan yang aku bina yang mulanya Cuma rebond relationship. Kau silap masa. Aku belum mencintai bekasmu itu. Maka tiada efek. Lucu tau?

            Bila kau bicara buruk-buruk atau mau ku bilang kau babi-anjingkan aku (ah! Pemes sungguh binatang ini) aku cool. Kau siap screenshot IG aku. Terima kasih ya. At least people know me. So, aku saja RT biar buat kau kantoi. Maka mula lah kau gelabah. So loser? Aku tak kisah lah.

            Lagi, ku tilik-tilik burung biru. Banyak manusia bicara seolah mereka benar. Mereka lah yang suci maka perangai serupa nakarom. AHAHA! Aku gelak sudah banyak aku bicara pasal manusia yang tidak bisa kita halangi perangai itu. Well, aku pun bukannya sempurna malah aku banyak jalan hitamnya yang kau bilang bagai tiada jalan cerah lagi. Tapi aku cool, itu urusan ku dengan Tuhan. Kau diam-diam.

            Oke, balik ke pucuk pangkal. Aku suka bicara ludah si pecundang yang taunya asik cemburu dengan lebih manusia lain. Hey! Tidak kurang nasi dirumahmu. Jadi buat apa gelabah? Bukan duitmu ya dok? So, aku take cool. Kalau aku ikutkan kata hati jadi aku juga selevel kamu. Seolah-olah aku tiada pelajaran sedangkan aku lulusan diploma bakal ke ijazah. *Oke, aku riak sekejap*. Jadi, biarlah mereka dengan ludah pecundang mereka itu, aku masih bisa bahagia juga dengan manusia-manusia yang kenal siapa aku. Aku ini gimana. Lagipula buat apa gelabah? Mereka sanjung kita Cuma dengan cara terhina, mungkin? Dan aku rasa, terlalu banyak aku berbicara (baca:tulis) maka aku juga tahu mungkin kamu tak baca habis. Tapi ya. Tenkiu Arigato, lain kali terjah lagi ya?

Manusia,
kalau kau bilang itu dan ini,
mana pernah senang
Lebih-lebih lagi dengan kurangnya
mereka

Sampai-sampai mereka
lupa
mereka kelihatan seperti gampangan
yang rendah level manusiawi itu
Jadi,
dipersilakanlah kau dengan ludah
pecundangmu itu,
nanti aku tolong bersihkan
dengan bicara lembutku
bukan main celaka-palat sepertimu
kerna aku tau
sekurangnya aku masih seperti manusia
bukan binatang yang tidak bersalah.

-Manusia-

Thursday, August 1, 2013

#1Ogos Kriminal amatur

Aku duduk di kaki lima pandang langit luas diatas sana. Masih bersyukur bernafas sampai umuran begini, 21 tahun.
Yah,  terima kasih abah mami.
Sekali lagi aku merenung disambung masuk kebilik. Ku buka facebook. Tiada apa menarik. Ditutup lalu layan twitter. Seperti biasa. Kalau bukan ketawa seperti setan, setan yang ketawa seperti aku.
Gila! Ah biasa lah manusia kan.
Mana pernah puas. Orang nak naik sikit kau bash.
Orang bahagia sikit kau dah gelebah
Dasar gampangan.
Itulah kriminal amatur.
Taunya bunuh hati manusia. Bodoh betul. Cuba kau lihat.
Kau cermin dulu hatimu. Apa kau itu sempurna?
Ah. Aku tau. Kau pasti rasa kau ni separa tuhan kan? Bisa bisa adili siapa pun
Sialan mampuku kata. Hati aku juga tisu.
Jadi kejianmu serupa anjing baru belajar menyalak itu terus masuk ke setiap rongga rongga hati
Jadi. Percuma kau kena sial oleh aku.
Dasar kriminal amatur. Cemburu tidak pandai abis.
Pernah kau fikir? Eh! Atau harusku bilang pernah kau baca "karma has no.menu?"
Ha. Kat sini aku nak kata.
Hari ni memang lah hari kau
Hari yang kau rasa masih hebat dengan sempurnamu yang sesiput.
Sabar. Aku tunggu kau kena balik
Peduli apa aku? Kau cari masalah. Tanggunglah masalah tu nanti.
-via mobile-

Tuesday, July 30, 2013

Selamat UlangTahun Sayang

July 30,
Peningkatan umur berlaku
Banyak perbedaan yang dulu dan kini
Bukan bicara tentang kematangan
Tapi pengalaman

Yang jumpa sedih-sedih
Bahagia-bahagia
Biasa. Manusia.
Cuma suka sekejap-sekejap

Ah, Usiaku telah meningkat
Rambut hitam-hitam
Putih perlahan-lahan menggatal
Benci.

Dalam kesepian menyambut ulangtahun sendiri
tanpa cinta. tanpa kasih.
Sekurang-kurangnya aku masih terhibur
Ditemukan insan bertiga
Zati, ya si gadis manis
Firas. Si kaki bahan
oh ya, Aizat ahli kipas susah mati Firas.

Ah! kalian benar-benar mengembirakanku
Mungkin bertemu depan tidak
Moga dijodohkan masa
kita berempat bergila bersama
Eh, ditambah manusia gila lagi tidak apa
biar meriah hidup

celaka yang kita rasa pun serupa manis
Masalah yang berderet pon dipersetankan
Kalian benar-benar hebat
Terima kasih atas manusia-manusia yang menemukan kami
antara sengaja atau tidak
yang pasti
Aku kekejangan segala otot pipi.

Buat teman lama,
Terima kasih sayang-sayang
Rupanya kamu masih ingat lagi
Biar jauh dimata
kita dekat dihati.

Adios!

- Azian -

Sunday, July 28, 2013

Jenazah cinta

Jenazah cinta luka kita
Beku dikeranda pilu
Saat durhaka pemisah kasih
Aku diperdaya arus masa

Terus-terusku mati
Didalam keranda pilu
Aku merintih
Mana pergi sumpah setiamu
Mana pergi janji manismu

Jenazah cinta luka kita
Dimadu kasih si pengkhianat cinta
Ditampar angin penuh kebencian
Ah! Dunia ini kejam

Bila mana taburan bunga
Bicara cinta
Yang manis-manis jadi pedih
Yang indah-indah jadi celaka
Siapa yang sanggup bertahan?

Oh jenazah cinta luka
Masih adakah ruang untuk kau
Berubah
Atau harusku bunuh dan
Biarkan kau dikeranda pilu?
Sendirian

Lalu.
Siapa yang sudi hulurkan
Sekeping hati suci buat
Aku?
Menjadi penganti si pengkhianat
Cinta.

Antara kasih dengan cinta

Aku suka bila bicara tentang perasaan.
Tentang rasa yang semua manusia sudah lalui. Bukan senang sentuh soal hati. Perasaan. Apa lagi kasih. Apalagi cinta.
Kadang aku penat. Cerita satu-satu.
Ah! Kau juga pernah rasa senyum sendiri-sendiri.
Tangis bagai nak rak.
Lucu.
Eh! Aku nih sedang berpuisi atau sedang membebel? Ah! Persetankan. Malas ambil kisah.
Yang penting. Aku mau bicara tentang kasih dan cinta.
Kasih itu bila kau dan dia. Dia dan kau ada satu bond yang buat kamu sentiasa menyatu.
I mean senang bila bersama. Yang kau bisa meluah tentang masalah dan hati.
Kasih ni. Kau. Dia. Keluarga. Musuh juga bisa berkasih.
Hebat kan? Sebab kasih itu ertinya menerima.
Ertinya tiada kaitan dengan dua jiwa yang berbeda.
Sebab kasih itu. Satu cerita yang sang kancil dengan buaya. Sang putri salju dengan si kerdil.
Itu kasih namanya.
Masih ada toleransi lebih riaksi.

Tapi cinta?
Aku lebih suka panggil ia madu. Dan racun.
Lebih kepada penyatuan dua jiwa.
Laki-laki. Perempuan.
Penis. Vagina.
Macho dan seksis.
Aku tau. Kau juga tau. Ramai yang bisa mati kerna cinta. Bisa buta kerna cinta.
Ah! Kalau tidak masakan ada cerita si kecewa gantung diri.
Si gadis luka kelar panjang-panjang.
Ah! Kurang sopan sekali bicara aku.
Ini pasal cinta yang aku ingin sekali kongsi.
Saat aku sendiri mangsanya.
Bila dulu. Cinta itu mainan bagiku
Sampai-sampai aku jumpa hati yang kucari selama ini.
Memang! Tuhan maha adil. Saat aku setia mati.
Dia tarik perasaan orang yang aku sayang.
Lalu. Aku jadi buta. Jadi bodoh
Aku boleh dikira kurang tamadun.
Kelaran panjang. Darah mengalir.
Airmata bagaikan hujan.
Kau cakap saja yang teruk-buruk
Memang aku dah lalui.
Kesiankan jadi mangsa dengan cinta.
Kesimpulannya.
Gadis-teruna. Jaga hati. Jangan main serah.
Jangan main yakin. Sebelum kau bisa dapat petunjuk.
Bukan apa. Aku tak mau kau juga bodoh macam aku.
Aku takut bodoh kita bertingkat-tingkat.
Jadi. Biar kita tenang. Serah hati pada yang Esa.
Minta petunjuk. Dapat. Jaga ia baik-baik.

Adios!

Wednesday, July 24, 2013

Celaka kehidupan meratah aku.

Ah! Sial! Celaka! Kiwak!
Semua kau luah. Semua kau muntah.
Kenapa? Diam-diam tarik nafas dalam-dalam.
Hembus. Kalau boleh kau hisap nikotin yang ada.
Kau duduk. Kau tenung. Kau fikir.
Memang dunia kejam. Memang!
Kau maki. Kau carut. Apa kau bisa bertahan hidup begini?
Kesian. Tabah betul hati kau.
Apa kau lupa? Dunia ini untuk derita.
Kau hidup untuk rasa derita.
Kau nak cuba mati? Rehat dari segala
Celaka dunia? Itupun kalau kau mampu.
Tidak susah. Ambil pisau. Tusuk dalam-dalam.
Tungu darah merah pancut-pancut.
Saat diambang kau nak dijemput malaikat maut.
Saat itu kau akan rasa walau hidup
Itu celaka.
Kau masih bisa hidup bahagia.
Siapa bilang derita tiada bahagia?
Sabar. Orang yang berani pasti bisa hidup tersenyum.
Yang dayus? Penakut? Pengecut?
Pastinya kau mati penuh sesal.

Hebatkan caturan dunia?!

Tuesday, July 23, 2013

Masihkah kau ingat?

Masihkah kau ingat saat kau genggam tangan aku?
Saat kau bilang cintamu seluas lautan.
Kasihmu yang tak terhingga.
Masihkah kau ingat?
Saat pertama kali kita bertemu.
Pertemuan di lapangan terbang.
Pulau Pinang ke Sarawak.
Sarawak ke Sabah.
Cuma kau. Aku. Kita berdua.
Masa itu dunia seakan milik kita. Waktu seakan mencemburui kita.
Tapi tak selamanya cinta itu milik kitakan?
Saat kau lupa cinta kasihmu.
Aku dibiar sendirian. Aku diratah sepi hidup-hidup.
Aku diam. Aku sabar. Aku berharap masih ada
'kita'
Tapi sudah lumrah dunia.
Cinta mati manapun kalau dah tak jodoh.
Takkan berkekalan.
Dan saat itu. Aku sendirian.
Dalam duniaku sendiri.
Darah. Airmata. Sepi.
Jadi sebati. Aku harap kau masih ingat
Kenangan kita.
Yg cuma kita dua tahu. Tiada lainnya.

Terima kasih kenangan lama.

Sunday, July 14, 2013

Sekeping jiwa buta

Ada jiwanya yang sering kita abaikan
Yang kadangnya tidak merasa
Ada jiwanya yang sering kita pijakkan
Yang kadangnya parah dirasa.
Sampai sampai kita lupa
Jiwa juga boleh buta
Yang tak bisa lagi mengenal mana
Baik.
Mana menyakitkan malah mana yang jujur.
Kasih.
Dengarkanlah. Tidak semua jiwa itu ada mata
Tatkala cinta itu buta.
Untuk apa mata kita melihat.
Tatkala kau bilang laut dalam bisa kau selam
Untuk apa laut itu?
Sedar. Kita semua bisa buta.
Jiwa buta. Mata buta. Hati jadi mati.
Lama lama semua jadi kejam.

Friday, July 12, 2013

Jangan mati dulu

Kau masih ingat saat kita berdua
Sulam janji kasih dulu?
Saat kau bilang kau akan sentiasa ada untukku.
Saat kau bilang kau akan menjagaku
Tapi.
Kenapa sekarang kau menjauh
Kau buat diri kau hidup dalam kegelapan
Kau menyepi
Kabar pun kau tak kirim
Kau buat aku tertanya. Sampai suatu masa
Terlihat kelaran panjang di lenganmu
Apa semua ini?
Kau buat dirimu terseksa.
Kau lupa. Kau masih ada aku.
Biarpun kau bukan lagi milikku.
Tolong. Jangan mati dulu.
Biar aku rawat luka hatimu semula.
Kerna aku tau. Bukan salahmu meninggalkan
Ku dulu.
Cuma hatimu yang keliru.
Jangan mati dulu ya?

Jangan main main

Sudah ku bilang jangan main main.
Jangan kau anggap hati ini hiburan sukamu.
Kau jangan fikir yang sakit hati itu sekejap.
Kau mesti lupa yang kau juga punya hatikan?
Apa kau mau. Mereka yanv bakal kau cinta mati
Juga bisa main main perasaanmu?.
Jangan main main.
Karma itu tiada senarai. Bila bila masa
Kau akan kena.
Ah! Sudahlah. Aku sudah bilang jangan main main.
Cukup sudah kali ini aku bicara.
Tentang hati dan perasaan.
Aku juga penat.
Hati yang kucari kini hilang buat selama lamanya.
Dan jangan main main.
Hati kalau sudah mati. Apa pun kau buat itu
Celaka dimatanya.
Jangan sampai kau makan palat kau sendiri
Sudah.

Wednesday, July 10, 2013

Malam manis-celaka

Malam.
Awannya gelap. Yang ada cuma bintang.
Malam.
Masing masing punya alunan bunyi
Yang syahdu sedang sendiri
Yang berduka sedang menyepi
Tidak siapa yang peduli.
Malam.
Anak anak muda main nya kata kata
Menghidangkan yang manis manis
Demi yang enak enak.
Sialan. Malam jadi saksi.
Jangan kotori malam indah ini
Dengan enakmu sahaja.
Apa bisa kau terima kelahiran yang tak
Diingini?
Malam.
Masing masing punya celaka
Yang kecewa mengurung diri
Yang tekanan bunuh diri
Kesian sang malam.
Saksinya yang bodoh bodoh
Yang hilang akal
Bila mungkin malam bisa rasakan
Malam yang tenang.
Yang anginnya. Bintangnya.
Suci tanpa ternoda?

Tuesday, July 9, 2013

Manusia itu keji jalannya.

Manusia itu.
Maunya banyak. Manusia itu.
Banyak iri nya.
Bukan apa. Manusia itu hatinya tak pernah puas
Yang bencinya itu beribu.
Yang keji itu tak habis habis.
Jadi manusia itu. Pentasnya masing masing
Punya drama.
Ada yang jalan ceritanya seronok
Ada yang menginsafkan
Malah ada yang menyakitkan
Itu semua terpulang pada sutradaranya sendiri.
Bilang mereka mereka yang lemah
Jadi manusia jangan keji
Jadi manusia jangan bongkak.
Nanti tuhan tarik.
Hidup senang kau boleh jadi papa
Sudah miskin harta
Miskin lagi amalan.
Sedarlah. Kita yang mencorakkan jalan cerita itu.

Aku bukan si topeng malaikat

Kau bilang maunya kamu itu bidadari
Yang punya jalannya semua putih
Kau lupa. Aku ini manusia. Kau itu manusia.
Apa kau ingat manusia itu sempurna?
Kau ingin bidadari. Boleh saja.
Gadis yang banyaknya topeng malaikat.
Gadis yang seringnya diam diam berisi.

Jangan. Jangan kau mau yang sempurna
Itu melanggar kejadian alam.
Sabar. Pasti kau jumpa gadis yang topengnya itu asli.
Yang tak punya malaikat jadian.
Yang bertuhan kan esa bukan manusia.
Yang harus kau lakukan.
Terima dengan hati yang terbuka.
Kekurangan itu kekuatan manusia.
Yang bikin kau beda dengan yang lainnya.

Saturday, July 6, 2013

Sampai detik itu tiba



" Kau mahu sempurna, Kau jadi sempurna. Biar aku jadi bahagia dengan cela ku"
- Boneca -


Bila bicara tentang hati. 
Tentang uda dan dara.
Apa kau sedar?
Cinta itu bukan hanya penis dan vagina
Cinta itu bukan untuk yang enak-enak saja.
Jangan kau lupa. Cinta itu bila dua hati jadi satu.
Cinta itu, 
yang lahirnya bukan untuk suka-suka
Dan bila bicara tentang semua ini,
Tak perlu kau jadi sempurna. Tak perlu kau jadi malaikat.
Kerna sampai detik itu tiba nanti
baik burukmu. Pasti diterima.
"Kau ingin wanita soleh, lelaki beriman"
tapi kau sendiri juga punya jalan hitam.
Apa susah kalau dua-dua nya saling berkorban? saling mendukung?
Jangan kau bangga indahnya wajahmu.
Sampai detik itu tiba. Semua kita jadi sama.
Tiada bezanya. Ingat.

Wednesday, July 3, 2013

Sumpah! aku penat.




" The best part is failing"
- Christina Perri -



Bukan ini mauku, saat aku sudah berserah hati dan berserah kasih
Kau pergi begitu saja.
Sumpah! bukan ini mauku
bila mana aku sudah mencintaimu. Kau sampahkan aku.
Kau biar. Kau biar. Kau biar. Lalu kau buang.
Puas hati mu? Apa ini mau mu? Jawab!
Jangankan kerna kurangnya aku. Kau buang semua tentang aku.
Tentang kita.
Jadi manusia jangan jadi kejam.
Jangan jadi anjing.
Hinanya babi. Hina lagi perbuatanmu.
Tolong berhenti. Sekurang-kurangnya tiada hati lain yang terluka.
Memang. Dunia tidak adil. Jangan kau pula mengadilinya.
Sumpah! aku penat. Tolong berhenti. Titik.

Monday, June 24, 2013

Aku bukan WonderWomen~



"Just give me a reason just a little bit's enough"
- Pink -


Ini bukan kali pertama dan ini bukan kali yang terakhir aku rasa sakit itu.
Bila semua seperti sama melayaniku umpama daun kering yang nilainya tiada.
Mungkin aku bukanlah sempurna dan bukanlah ini mauku.
I have nothing to be  compare to them, dari dulu dari sekarang mungkin kerja
menjaga-hati-dan-dijaga itu sudah jadi tugas sebatiku.
Apa harus aku lakukan bila semua sama sahaja?
Bila perasaan ini seolah angin bayu datang dan pergi begitu sahaja~
Jangan harapkan aku untuk hilangkan sakit ini, jangan harapkan aku untuk lupakan semua ini,
Its just like a bad dream to me coz nothing left for me.
People easily changed, so do I.
Bila aku rasa ia semakin takut kehilangan, bila aku rasa ia semakin menerimanya dalam hidup,
dan bila ia takut untuk diragut kembali. Itu semua ketakutan nyataku.
Yang bila ia akan luka bila-bila masa,
Yang bila ia akan sendirian tanpa kira tempat.
Aku bukan seperti wonder women yang bisa menungkas semua dugaan itu
dan aku juga bukanla sang perwira yang bisa pertahankan hak aku
kerna aku takut bila-bila masa,
ia akan berhenti berharap dan terus menyepi.


-Azianie-

Friday, April 12, 2013

"Kau kafien yang ku tagih, marijuana yang ku khayal" - cinta


"Kaulah bintang yang berkelipan bagai kesatrian dalam hidup"
- Manis -


Hati terluka terhampar sendirian tanpa pautan tangan seorang pujangga dan aku bawa hatiku berjalan, bergadang siang malam menyulam kembali tikar impian yang musnah. 
Jiwa yang sentimental, sensitif ibarat si bunga semalu. Dipegang kecut. Bertemu dengan dia si jiwa freedom. yang gila dengan kugiran-kugiran genre indie. jiwa yang sentiasa memberontak menyanyi lagu serabai dalam jiwa. Dia yang jadi kafien dalam hidupku, yang ku tagih.

Dia mungkin sahaja lelaki, yang punya sifat pencinta seluruh wanita 
yang mungkin sahaja bisa bunuh setiap hati-hati yang kesunyian. Namun, hidup dengannya bawa satu suntikan dalam jiwa. Jiwa yang seakan kembali rancak ikuti bait-bait lagu screamo yang mungkin sahaja hanya mereka yang tau. Gua akui, kimia yang ada dalam diri kami mungkin ada sedikit berbeda. Mungkin ada sedikit kelainan yang menjauhkan citarasa itu. yang masing-masing punya keminatan. Namun, dia kafien baruku, marijuana gua yang setiap hari gua tercari-cari. dia yang sentiasa gua kutuk-kutuk dan buat dia geram, tapi dia tidak pernah kisah. dia tidak pernah racist pasal hati dengan gua.

dan sekali lagi, dia marijuana yang ku khayal. 
selera bertukar.
gua di-pozes. Sila jangan lepaskan aku. 

Wednesday, April 10, 2013

"Kau rasa Jahanam dulu, baru kau rasa Bahagia"~ cinta.


"I want your ugly, I want your disease
I want your everything, As long as it's free
I want your love, Love love love
I want your love"
- Artist ft Poet -

Bila cakap pasal cinta, banyak definisi-definisi cinta yang akan muncul masing-masing mempertahankan fakta dan uatanya sediri. 
Masing-masing muncul sebagai doktor cinta yang men-diktator-kan cinta. 
Yang mem-bangga-kan cinta itu. 
Tanpa sedar, cinta itu subjektif dan universal bukannya objektif. 

Bak kata kak Fynn "saya bukan seorang yang mempercayai definisi sebab semua itu dari individu, diri sendiri"

Cinta tak perlu definisi. Tak perlu ditaktor kejam untuk meragut semua sayang dan cinta agar berpaling setia pada yang satu. Kerna andai kata cinta itu mempengaruhi dan dipengaruhi maka cinta itu sudah menjadi objektif. yang men-objek-kan orang, mem-perguna-kan manusia, me-manipulasi-kan perasaan insan yang sedang dilamun cinta.

Cinta itu, adalah satu ketagihan. satu remedy. satu racun. 
yang mampu membuat semua orang hayal. kerna cinta ini umpama genre lagu-lagu jalanan yang mengasyikkan. yang membuat semua orang khayal dan hanyut. Tanpa sedar cinta tanpa kawalan merosakkan kita. menjadikan kita bodoh dan alpha dengan dunia sendiri.

Cinta juga merupakan gunting dalam lipatan,
mampu menghancurkan kebahagian yang kita cipta dengan angan-angan yang kita mimpikan setiap masa.
Dan gua tak mampu nak cakap lebih, sebab gua juga pernah bodoh pasal cinta. 

"I spent my life with the wrong person and I felt shit just happened"

Dunia yang kau rasa seakan-akan terhenti tanpa dia,
dunia yang kau rasa semua itu kelam tanpa dia kerna bagi kau, dia itu cahaya kau?
Shoot! ada suatu saat kau akan rasa betapa bodohnya kau mempertahankan cinta yang telah di-lahanat-kan oleh orang yang kau agung-agung selama ini. 

dan pabila kau dah penat untuk bercinta dan rasa kecewa, disaat itu lah kau akan jadi seorang yang redha dengan apa sahaja yang mendatang.Sehingga suatu saat adrenaline kau tu tiba-tiba mendadak untuk memberontak dengan keadaan kau yang sadis tu.

Disitula baru kau sedar, cinta itu bukanlah sesuatu yang mengongkong, mempengaruhi, menakluki tapi cinta itu adalah keseimbangan yang beri hidup kau tu suatu suntikan renjatan yang baru. Bila kimia-kimia dan molekul-molekul dalam hati kau tu untuk terus merasa gembira dan bahagia dengan hidup baru kau tu. Memang setiap manusia pernah hidup dalam kegelapan. Even, gua pun pernah hidup dalam kebodohan. Gua bagi segala-galanya, gua korbankan masa gua semua untuk dia. Gua letak otak gua di atas kaki gua sendiri sehingga member gua fed-up dengan hidup gua yang penuh sadis. Kelar sana sini, menangis tak henti-henti. Memang bodoh.

But then, gua buka hati gua, mata gua. sehinggalah gua jumpa dengan mamat ni. 
hidup yang sama-sama terluka dan setiap hari setiap masa skyping dengan dia. Luah segala masalah. kongsi kisah cinta sadis kami berdua sampailah suatu titik yang cinta itu subjektif. Disitulah bermula segala kesedaran diri betapa bodohnya kami. Mengharap kasih yang lahanat dari orang yang tak pandai nak hargai erti sebuah kasih sayang. Dan, kami tetapkan stigma. "Problem make us stronger~distance is just a matter~ its not about perfecting each other" . Yah! seriously, gua banyak belajar benda-benda baru dari dia. Jiwa gigs dia, jiwa gua yang sentimental. Gua rasa hidup gua ber-motivasi dengan ayat-ayat sempoi dia yang tak secara lagsung sedarkan gua.

Banyak gua nak kongsi... *To be continue*

- Tak semua cerita cinta itu berakhir dengan cerita yang bahagia yang gembira. Sebaliknya, memang ada wujud kebahagian disebalik tangisan -

Tuesday, April 9, 2013

Don't you ever forget bout me?


"Don't you ever forget about me
When you toss and turn in your sleep
I hope it's because you can't stop thinking about
The reasons why you close your eyes
I haunt your dreams at night
So you can't stop thinking about me"
- Sleeping with Siren -

Masih ingatkah saat kita lepak ditepi jalan, 
dengan gitar dan ukulele lapuk.
duduk bersila didepan kaki lima. Menghiburkan hati yang tengah tension. Ini bukan Busking. Kita bukan handalan yang mampu buat orang tertarik tapi ini suatu kenangan yang mungkin gua takkan lupa. Saat gua jumpa teman yang mengerti hati ini. Yang berkongsi duka dan suka yang selalu ambil kesempatan mencubit pipi tembam gua.

Dan dikala saat akhir semester,
hati gua jadi pilu dan lebur. Umpama tidak ada lagi hari esok untuk ketemu. Dont you ever forget bout me!

Hey, budak debab! I Love You lah gila!

"When you're alone, do you think of me?
And my diamond ring's thrown out to sea.
And when you love, do you love for me?
Like harmony, a never ending dream."
- Mayday Parade -

Ini sambungan ceritera si puteri hodoh yang menanti cinta yang sejati disinggahsana,
bila tepat jam 12 pada 14 Februari. Pintu hati terbuka dan datang seorang pahlawan. 
Pernah dengar Shrek? I guess macamtu la.

Yang tidak diterima kasih, yang disampahkan cinta, yang dibuang sayang
semua bercampur jadi satu menghasilkan kimia-kimia frust yang bisa buat orang bunuh diri
dan tepat jam 12 itu juga dia hadir ke majlis tari menari sang puteri hodoh
menyambut tangan si puteri yang keseorangan. Apa? ini bukan cerita cinta Rapunzel atau Snow White yang
perlu Putera kacak, pahlawan segak tapi ini cerita cinta Sherk dengan Princess Fiona yang masing-masing punya kekurangan diri.

Masing-masing punya kisah silam. Masing-masing punya angan kosong dan kini masing-masing punya hati yang sunyi. Lalu Shrek membawa lari Princess Fiona lari dari istana memoria gelap dan hidup bahagia di rumah paya yang serba simple. Tak perlu duit banyak, muka hensem, yang penting hati yang ikhlas dan cinta yang suci. Tak perlu kata romantis untuk membuat si Fiona jatuh cinta cuma perlu jadi diri sendiri yang membuat hati si gadis merasa geram dengan telatah comel anda. Dan tak perlu jadi si Pinakio yang menipu bagi membahagiakan hati dia cuma perlu jujur dalam setiap perhubungan itu sudah cukup.

"Cubalah cari yang HENSEM dan KAYA sikit, ini tak"

Apa ? kau fikir gua cari laki ni untuk pesen2 saja ka? nak kikis? nak bagi show sana sini? yang bakal kahwin tu gua bukan ko. Terserah gua nak pilih siapa. Dia hensem? dia Kaya? gua bukan macam tu der. Gua yang cinta pada hati. cinta pada kimia yang ada dalam diri antara gua dengan dia.Macam tu jugak dengan Sherk dan Fiona. Princess Fiona yang sangat ohsem sehingga sanggup menjadi "Org" pasal cinta dia pada Shrek. Pada setia janji yang dia pernah bagi. *Shrek si penyelamat Fiona*
Walaupun pada mulanya cinta itu terikat pada Shrek. Yang inginkan Hensem, Kaya, Segak dan bergaya namun dapat yang Gemuk, Tak Hensem, Tak Kaya. Dan bila sudah terubat luka dihati, cinta pada Shrek tidak lagi duniawi. 

Malah, Fiona sanggup mempertahankan Shrek dari keji-maki, ada setiap masa dengan dia. Yang sanggup buat apa saja bagi membahagiakan Shrek dan Cerita cinta mereka menjadi SWEET ENDING EVER AFTERRRR~

Dan, yang pasti, gua tidak rasa menyesal dengan semua ini. Mungkin ini hanya re-bound pada mulanya tapi kini..

"Duniaku seperti Shrek dan Fiona"

Dia punya citarasa sendiri dan gua punya citarasa sendiri. Masing-masing melengkapi. Dan gua ingin setiap masa itu, tidak kira gua senang dia susah, dia senang gua susah. Selalu ada disisi.

"....and I don't give a fuck bout DISTANCE"- Syed Mohamad Afiq

It's not about prefect-ing but complete-ing each other.
Accept of who we are. What we are is the most remedy ever for long-lasting relay.
and, for sure. You'll know the answer to your heart and forget your past. "Past is past, Future is important"
Yet, he's my future now. 

I Love You Budak Debab!!! *Sila kurus cepat-cepat* 


Sincerely,
budak cekeding 
 \m/(*w*)\m/