Tuesday, October 29, 2013

Kehilangan; Separuhku pergi


"nenda, kalau kau dengar ini-- aku rindu kamu"

Sudah 3 hari kau pergi--
Serasa baru kelmarin kita bergurau-senda; dengan tawa dan tangis kebahagiaan--
Yang kau beri itu tiada terbelahkan
Nenda,
Airmataku seakan kering; bukan kerna suka atau bahgia kau pergi
cuma aku terlalu penat menangisi kehilangan yang aku sayang
Biarlah hanya tangisanku yang tak berlagu iringi pemergianmu
Yang bisa ku lakukan hanyala sepotong doa buatmu nenda.

"Ya Tuhan, tempatkannya dikalangan yang baik-baik-- kurangkan segala seksaan buatnya"

Dan aku sadar;
Hati tak bisa menipu--
semua ini hanya topengan ku semata bila hanya mampu tersenyum tenang
sedangkan jiwaku terlalu merindukanmu
Terlalu rindu saat kau marahi aku
terlalu rindu saat kau tenangkan aku tika ku gundah
semua tentangmu aku rindu

Senyummu--
Tawamu--
Marahmu--

Dan aku terus mencuba tuk bertahan rasa
karnaku tau-
Kapan saja aku bisa bertemu denganmu

"Aku sayangkanmu, nenda"

Monday, October 28, 2013

Pergi



"Aku tak bisa lagi"

Airmataku jatuh berderai tika bicaramu itu sudah bau-nya hanya sebuah keranapan yang bakal aku rasakan-
Saat kau sudah jauh dari cinta kita dan kau bunuh ia perlahan-lahan dengan kesunyian dalam hati ini. Kejam! setelah lama kita bersama mengaitkan jalinan kasih dalam hati yang kita sendiri sukar untuk mencantumkannya--
Kau terus tetap melepaskan pergi saat bidadari sepintas lalu dihadapanmu yang bau-nya mengkhayalkan.
Celaka semua ini! Pergilah-
Pergilah kalau kau sudah tak bisa mengenggam erat janji kita tuk bersama hingga ke darah yang terakhir-
Berambuslah! jangan lalu didepanku lagi. Biar aku perlahan-lahan menghapuskan pita kenangan tentang kita yang pernah ku simpan erat-erat dalam piung hati ini. Pergilah. Pergi.....

"Kita ini cuma salah sangka kan?"

Takkan pernah ada lagi



"Sayang, ini puisi semua tentang kita
Dahulu--"


Takkan pernah ada lagi semua senyuman indah buatku
Yang indahnya saat kau bicarakanku
Yang manis-manis saja--

Takkan pernah ada lagi semua pandangan mendamaikan buatku
Yang indahnya saat kau lihat aku
Penuh kasih-sayang--

Takkan pernah ada lagi semua bicara manis buatku
Yang indahnya saat aku gundah kau
Bicarakan yang tenang-tenang saja--

Karna semua tentang kamu itu
Kini tinggal hanya kenangan lama
Yang kau sendiri buang aku
Yang kau tinggalkan aku

Tanpa sebab;


"Sayang, terima kasih untuk semua ini"

Saturday, October 26, 2013

Penat dan penat

Aku sudah penat
Menjadi bodoh pada dia dan dia
Aku sudah penat
Menjadi lindungan buat dia dan dia
Aku sudah penat
Menjadi sungai kerna dia dan dia

Aku sudah terlalu penat
Menjadi terlalu akur; iya dan iya
Aku sudah terlalu penat
Menjadi terlalu patuh; angguk dan angguk

Yang akhirnya
Aku hanya mendakap kesepian
Yang akhirnya
Aku hanya berteman dengan kegelapan

Ya. Aku sudah penat
Tinggalkan aku.
Jauh. Jauh.

Friday, October 11, 2013

Musik dari hati~


Kau tau bila aku bilang kegilaanku itu
adalah musik?

Bagi aku,
kamu itu musik dalam hati
yang not-not musiknya itu adalah kamu

aku yang masih butuh kamu
untukku mainkan lagu-lagu indah
buat damai hati--

tanpa kamu?
musikku sumbang; rimanya kosong
nikmatnya hilang
dan
aku tenggelam dalam kesepian

jadi sayang,
teruslah kau jadi musik indah
dalam hidupku
biar aku si pemain musik bisa nikmat
sama;
hayati sebuah lagu indah
tentang uda dan dara

Hanya yang indah saja--

Tuesday, October 8, 2013

Lagu sa-orang sepi

Kenapa ada lagu sedih pada aksaramu?
Semua hanya tentang hati-hati sepi--

Bisakah aku jadi pena pada lagumu
Dan coretkan segala lagu indah
Buat tenang jiwa sepimu

Bisakah?

Sunday, October 6, 2013

Hanya seketika



Suatu rasa yang tak pernah terbayangkan
Kala hilang segalanya dalam sekelip mata
membuntangkan segala perasaab yang ada
Buat hati rasa sering terbiarkan

Ini bukan kerana ego atau benci
cuma kotak lama masih menghantui
seperti hantu merasuk segala rasa
Yang akhirnya jadikan aku sa-orang kesepian

Entah sampai bila lagi rasa ini
bisa tahan?

satu hari?
dua hari?
tiga hari?

seminggu?
setahun?
sesaat?

Cuma yang pastinya semua itu
hanya seketika
Pabila tuhan sudah tarik
Terima Kasih
Aku sudah move on--