Sunday, December 15, 2013

Gadisku: Edrina Maya



Edrina Maya,
gadis ini gadis si pathetic yang dibilang oleh
mantan kekasih yang tak pandai menghargai
apa itu sebuah kasih sayang.

Edrina Maya,
Gadis yang punya senyuman manis sedunia
yang bisa cairkan setiap hati yang kesepian
sedangkan dia sendiri cuba
menjadi kuat
dan hanya menangis sendiri

Edrina Maya,
Gadis ini sanggup rendahkan egonya
mempertahankan apa yang dia tersangat sayang
sampai sakit dihati telah tebal-menebal dia tampal
duka yang dia anggap hanya sementara

Edrina Maya,
Gadis yang punya hati terlalu menyayangi
yang bisa saja dipijak-pijak maruahnya
sehingga yang terlihat dimata lelaki itu
hanya gangguan

Edrina Maya,
Gadis yang sepatutnya tertawa riang
semakin dihimpit tekanan sakit
SEDIIH.

Edrina Maya,
bertabahlah sayang
sesungguhnya Tuhan lebih menyayangi sekeping
hati kamu yang lembut itu

Edrina Maya,
sesungguhnya lelaki yang baik terlalu lambat
untuk ditemu
dan Tuhan turunkan dugaan lelaki dayus
agar kamu lebih matang menilai hati

Edrina Maya,
percayalah
cinta itu tak usah ditagih
sesungguhnya cinta yang benar-benar membahagiakan
telah lama memerhatikan kamu
 cuma tunggu Tuhan bagi peluang
sama-sama kecap bahagia.

Edrina Maya,
Teruslah jadi gadis yang kuat
Hati
peganglah ia erat-erat
usah ditagih lagi pada yang buta hati

ya sayang?

Infiniti punya tekanan!

Ahhhh!!! Aku berteriak dalam sepi lagi dan lagi. Punya perasaan yang dihimpit hebat tekanan ini satu-satu pendekkan nyawa aku. Malah lebih hebat dari mati hisap rokok. 


Babinya assignment ni!



Tuesday, December 10, 2013

Bisu dan Buta.



"Rakyat kasta ditapak kaki mana bisa teriak"


Dunia. Sekarang dunia semakin jadi kapitalis yang makan duit bukan makan kasih sayang. Manusia sekarang jadi kapista yang mencarik-carik satu-satu maruah demi kekayaan dan pangkat semata. Dari sudut mata kasar aku sebagai seorang insan yang punya suatu suara; kita kembali dijajah dan diperbodohkan secara halus-halus dan perlahan-lahan.- Membunuh.

Entah apa dikejar jadi manusia kaya tapi tak bisa jadi manusia yang sebenar dan yang kasta level tapak kaki macam kebanyakan manusia terpinggir--
Kami hanya bisa bisu dan buta. Buat-buat buta; tak bisa bicara satu-pun tuk pertahankan hak kita.
Laman-laman internet sekarang ini sudah ada akta; kau nak bersuara pun dah tak mampu nanti kerajaan penjarakan kau sebab kau luahkan apa yang kau rasa.

Kenapa tak jadikan saja segala kutukan dan bicara yang mereka (aku) katakan agar negara kita ini maju bertamadun bukan maju bodoh sombong. Kita bangkang pemerintah kita; kita bicara tentang kerajaan yang tak semua malaikat--
Tapi, masih. Kita terpaksa bisu dan buta.

Aku bukan sokong mana-mana parti;
cuma aku kesian lihat tak semua pemerintah kita ini layak selayaknya memerintah kerajaan.
Semua hanya makan-riba-rasuah-hidup-kaya-macam-babi.
Ekonomi sepertinya sudah tak terkawal. Naikkan segala harga sampai mencekik rezeki makan rakyat-rakyat yang masih hidup ber-TV kan skrin bintik-bintik. Yang masih hidup dengan kain pelikat. 
Dengan alasan, demi menampung hutang negara kita ini. Babi kah?

Naikkan harga macamanapun hutang tak akan pernah setel unless pemerintah kita gunakan wang kerajaan untuk sesuatu yang berguna. Ini tidak, benda bodoh macam sponsor konsert kpop sampai berjuta tu baik kau dermakan dengan homeless atau keluarga yang super-miskin. 

Dari kacamata manusia bisu-buta macam aku ini;
bicara seperti ini pun aku kena kawal. Silap hari bulan aku pula kena bash lepas tu kena tangkap atas akta yang kata aku ini mempengaruhi oranglain untuk membangkang kerajaan. NO! aku sokong pemerintah yang berwawasan. yang tak bodoh-sombong tebar manifesto palsu lepas tu guna duit rakyat untuk berjoli beli kondo mahal-mahal untuk jinakkan maksiat. NO!

Apa yang aku cuma sampaikan sini;
kenapa kita masih jadi BISU-BUTA? 
sampai sekarang- 
aku tunggu pemerintah yang benar-benar dapat perintah kita dengan cara yang betul-betul menguntungkan semua orang bukan masuk poket sendiri saja.

Babinya.

Tuesday, December 3, 2013

Aku dan bayang



"Kamu sepertinya hantu yang merasuk perlahan-lahan mindaku"

Aku dan bayang. Sampai sekarang masih dengan kisah lama. Kisah mana aku masih lagi ingat tentang manisnya cinta celaka yang aku impikan untuk terus sampai ke jannah. *Jannah butoh pak hang*.
Masih lagi boleh mengalirkan airmata bila tengok video gambar lama time first date. Masa tu, memang unforgettable-lah juga. Bila aku sehari-dua hari tu memang asyik senyum bahagia sampai telinga.

Kau-Penang, Aku-Sarawak.
Dating dekat airport dan banyak benda bodoh kita buat bersama cuma malangnya kau dengan ego kau dan aku dengan bodoh aku yang terus berharap.
Kenapa masih lagi ingat? sedangkan aku dah ada penganti yang aku panggil rebound-relation.
Sebab kau adalah anugerah indah yang Tuhan pernah hadirkan aku untuk merasa bahagia biarpun hanya 8 bulan 16 hari.

Dalam perkenalan kita yang dah hampir 2 tahun lebih, baru kita declare dan semestinya aku manusia paling bodoh membiarkan 'dia' si kekasih lama ditinggalkan seperti gentayangan tanpa sayap. Bodoh kan?


Sekali lagi. Aku dan bayang.
entah bila aku akan terus terbelenggu dalam bayang lama aku dan kau. Sumpah, hati akan rasa perih bila melihat kau bahagia dengan pilihan hatimu. Dan walaupun begitu, aku bersyukur masih bisa bahagia. Terima kasih cinta.

Aku dan bayang lagi.
Masih lagi berharap agar bisa dibutakan segala mata dan perasaan biar aku melihat kamu tanpa rasa sedih dan terluka. Karna aku pengen hidup dalam bahagia bukan atas bayangan lama kita.
Izinkan aku bahagia.

Bayang? tolong pergi. Aku ingin sendiri. Buang segala tentangmu.


-Bekas kekasih kecundang-